Persiapan Natal Dengan Pohon Asli

Persiapan natal dengan pohon asli, kenapa tidak ?

Ketika bulan desember hampir tiba bersiaplah untuk membuat daftar harapan atau hadiah. Contohnya saja saya, sejak bulan oktober saya selalu ditanya dan saya juga sempat bingung mau membuat daftar apa.

Kadang saya pun menjawab”j’ai besoin de rien” yang artinya saya tidak membutuhkan apa-apa. Dan memang begitulah kenyataannya, masa iya saya meminta barang yang sama dan yang sudah ada.

Dan untungnya lagi saya itu bukan tipe orang yang suka memakai barang-barang yang mewah dan branded.

Bagi saya, mewah itu bukan dilihat dari harga, melainkan apakah barang tersebut sangat bermanfaat dan bagus atau tidaknya ketika memakai barang tersebut !! yah saya kok saya jadi curhat ?? >.<

Karena mereka sangat memaksa dengan niat baik, alhasil awal bulan desember ini baru saya memberikan daftar Christmas Gift.

Seperti di foto dibawah ini adalah barang-barang yang sangat bermanfaat yang telah saya request di desember selama dua tahun terakhir.

Laptop sangat berguna untuk mencari informasi dan juga menulis blog, jadi aku dan si A tidak perlu bergantian untuk memakai komputer. Untuk kamera, bukan untuk gaya-gayaan loh,  kalau tidak ada benda ini bagaimana saya bisa membagikan dan memperlihatkan kehidupan yang ada di sekitar saya kepada para reader di blog ini.

Stop curhat !! mari kita sambung cerita persiapan saya baru-baru ini.

Di hari natal itu sangat penting untuk mempunyai sebuah pohon, walaupun tidak harus besar dan asli. Tapi yang membuat saya agak bingung, apakah di indonesia pohon natal biasa di sebut Pinus atau Cemara ?

Kenyataannya, agar lebih mudah memahaminya yaitu di budaya barat pohon natal biasa di sebut “Fir atau Spruce” sejenis pohon cemara. Yang membedakan diantara Fir dan Spruce yaitu jenis jarumnya sangat bebeda.

Jaman sekarang kita bisa membuat pohon dengan keunikan kita masing-masing, apalagi di Pinterest kita juga bisa menemukan banyak ide.

Dan bagaimana dengan pohon yang saya punya ?

Natal kali ini, adalah natal pertama kami selama tinggal di apartement, yang  telah kami tinggali sekarang. Hal itulah yang membuat kami semangat untuk memiliki pohon natal sendiri.

Tepat di tanggal 2 desember, saya dan si A (inisial tunangan saya), tadinya hanya ingin jalan-jalan mencari bahan untuk membuat proyek untuk tahun depan.

Entah mengapa, ketika kami melihat pohon natal di setiap jalan dan bahkan di sudut ruangan toko membuat kami ingin memasang langsung di hari itu juga.

Alhasil, kami pun membeli pohon di salah satu toko Jardineries Truffaut. Seperti di setiap tahun sebelumnya kami selalu membeli di toko yang sama. Untungnya hanya sejalan dengan toko yang kami datangi sebelumnya.

persiapan_natal_dengan_pohon_asli_lebel
Ini adalah tipe Nordmann fir

Penting sekali ketika mempunyai pohon, belilah yang tipe Nordmann. Selain wangi, jenis jarum pohonnya juga sangat rapi.

Namun, harganya juga jauh lebih mahal dari yang biasa. Dan juga, ini adalah pertama kalinya saya melihat pohon berlebel : Lebel Rouge. Biasanya lebel tersebut saya temukan ketika berbelaja bahan makanan, seperti ayam, salmon dan lainnya.

Label ini menyatakan bahwa bahan pangan tersebut mempunyai kualitas yang sangat bagus, tanpa memiliki bahan pengawet maupun kimia.

persiapan_natal_dengan_pohon_asli_lebel_kualitas

Pada saat kami sampai di toko, kami memilih beberapa pohon, namun kami memilih si Nordmann, dengan tinggi 1,5 m dan meminta si abang toko untuk memasangkan kakinya agar bisa berdiri tegap. Untuk kaki dan pohon mereka mempunyai harga tersendiri, kadang ada juga yang menjual sudah dengan kakinya.

Begitu kaki sudah terpasang, kami melihat si kaki agak lembab, kami pikir mungkin itu hal yang normal karena cuaca yang pada saat itu agak hujan dan mendung. Kami pun sempat berdiskusi,

si A bilang “Mau kita tukar apa nga ?”

Saya : “Terserah aja lah, lagian nanti juga kering. Sudah mau jam 5 sore ntar kelamaan loh kita pulang belum lagi kerumah orang tuamu untuk ngambil sesuatu”.  Akhirnya kami pun tidak jadi menukarkan dan langsung membayar.

Lagi pula untuk mengerikan kaki pohon juga sangat mudah, cukup menggunakan mesin pengering rambut.

Persiapan Natal Dengan Pohon Asli

Saatnya memasang ornamen natal !!

Tahun ini kami memilih dengan tema nuansa tradisional, yaitu dominan warna merah dan di temani lampu kerlap kerlip yang berwarna warni.

Untuk hiasan, kami membeli dari beberapa toko. Salah satunya yaitu di Ikea terdapat ornamen Le Père Noël ( Santa Claus ). Dan kamipun membeli beberapa sebagai pelengkap ornamen-ornamen lainnya.

Pada saat pemasangan hiasan di pohon, cuaca sudah sangat gelap, alhasil keesokan paginya baru saya ambil foto lengkap si cuaca yang agak terang. Beginilah hasilnya…

Oh satu informasi, ketika kalian memasang pohon pinus yang asli harus extra bersabar. Mengapa ??? karena jarum-jarum dari pohon tersebut akan berjatuhan setiap harinya, walaupun tidak banyak.

Jadi kalian harus rajin-rajin untuk membersihkannya 🙂

Ini dia tampilan pohon natal yang telah kami siapkan, hadiahnya belum dibungkus karena cuaca dingin dan agak lembab, kami takut sebalum hari H kertas kadonya sudah tidak rapi lagi. Jadi kami akan meletakan di tanggal 23 desember nanti.

Selamat Natal…

Persiapan Natal Dengan Pohon Asli
Silvi

9 thoughts on “Persiapan Natal Dengan Pohon Asli

Leave a Reply

%d bloggers like this: