
Halo teman-teman! 👋
Dari semua pertanyaan yang masuk ke DM aku, pertanyaan soal hotel itu salah satu yang paling sering. “Kak, nginep di mana ya yang aman?”, “Hotel ini bagus nggak, Kak?”, “Kok kamarnya kecil banget sih di foto?” 😅
Wajar banget kok bingung. Paris itu kota yang unik. Hotelnya kebanyakan ada di gedung tua, kamarnya mungil, dan harganya bisa beda jauh cuma karena beda satu jalan. Salah pilih hotel bisa bikin liburan jadi capek: tiap hari harus jalan jauh ke metro, geret koper naik tangga lima lantai, atau kepanasan semalaman karena nggak ada AC.
Aku sudah tinggal di Perancis sejak 2015, dan sering juga bantu tamu-tamu tur aku yang salah pilih hotel. Jadi di artikel ini aku rangkum semua yan g perlu kamu cek sebelum klik “Book”, biar liburan kamu di Paris nyaman dari hari pertama.
📌 Ringkasan cepat buat yang buru-buru:
- Tentukan budget per malam dulu, baru pilih area.
- Pilih hotel yang maksimal 5 menit jalan kaki dari stasiun metro.
- Cek ada lift atau nggak, apalagi kalau bawa koper besar.
- Datang musim panas? Pastikan ada AC.
- Pilih yang bisa dibatalkan gratis, apalagi kalau booking-nya dipakai untuk pengajuan visa.
- Ingat ada pajak kota (taxe de séjour) per orang per malam.
1. Tentukan Budget per Malam Dulu
Ini langkah pertama yang sering dilupakan. Banyak yang langsung cari “hotel dekat Eiffel”, lalu kaget lihat harganya. Lebih enak kalau kamu tentukan dulu mau keluar berapa per malam, baru cari area yang cocok.
Supaya ada gambaran, ini kisaran harga kamar untuk 2 orang per malam di Paris:
| Tipe penginapan | Kisaran harga / malam | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Hostel (per ranjang) | ± €35–70 | Solo traveler, backpacker |
| Hotel bintang 2 | ± €90–150 | Budget hemat, yang penting bersih |
| Hotel bintang 3 | ± €130–250 | Pilihan paling banyak diambil turis Indonesia |
| Hotel bintang 4 | ± €220–450 | Honeymoon, yang mau lebih nyaman |
| Apartemen (seluruh unit) | ± €130–300 | Keluarga, rombongan, yang mau masak sendiri |
Catatan: ini perkiraan kasar ya. Harga bisa naik jauh di musim ramai (Mei–September, akhir tahun) dan waktu ada event besar seperti Fashion Week atau pameran internasional. Selalu cek harga terbaru waktu booking.
Mau hitung total budget liburan kamu sekalian (tiket pesawat, hotel, makan, transport)? Coba pakai Kalkulator Budget Paris yang aku buat, gratis dan tinggal isi.
2. Pilih Area yang Tepat (Ini yang Paling Penting!)
Paris dibagi jadi 20 arrondissement (distrik), bentuknya melingkar seperti cangkang siput dari tengah ke luar. Nomor kecil (1–8) ada di pusat kota, dekat tempat wisata utama. Makin besar nomornya, makin ke pinggir.
Buat yang pertama kali ke Paris, ini area yang biasanya aku sarankan:
| Area | Suasana | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Le Marais (3 & 4) | Hidup, banyak kafe & butik, ramai sampai malam | Pasangan muda, yang suka jalan kaki |
| Saint-Germain-des-Prés (6) | Elegan, klasik, aman | Honeymoon, budget lebih longgar |
| Quartier Latin (5) | Suasana kampus, dekat Notre-Dame | First timer, harga masih masuk akal |
| Opéra / Grands Boulevards (2 & 9) | Pusat belanja, akses transport paling lengkap | Yang mau belanja & praktis ke mana-mana |
| Sekitar Eiffel (7 & 15) | Tenang, perumahan, lebih sepi di malam hari | Keluarga dengan anak |
| Montmartre (18) | Romantis, banyak tanjakan & tangga | Yang cari nuansa “Paris di film”, bukan yang bawa lansia |
Ada juga area yang sebenarnya strategis tapi aku sarankan lebih hati-hati, terutama kalau kamu baru pertama kali atau sering pulang malam: sekitar Gare du Nord, Barbès, dan Châtelet–Les Halles di malam hari. Bukan berarti nggak boleh, tapi suasananya bisa bikin kurang nyaman buat yang belum terbiasa dengan kota besar Eropa.
3. Cek Jarak ke Stasiun Metro
Ini tips yang paling sering aku ulang ke tamu-tamu aku: lokasi dekat metro itu lebih penting daripada lokasi dekat tempat wisata.
Metro Paris itu cepat dan jangkauannya luas. Hotel di arrondissement 11 yang 2 menit dari stasiun bisa jauh lebih praktis daripada hotel di arrondissement 7 yang 15 menit jalan kaki ke metro terdekat.
Yang bisa kamu cek:
- Jarak ke stasiun terdekat: idealnya di bawah 5 menit jalan kaki. Cek langsung di Google Maps, jangan cuma percaya deskripsi hotel.
- Jalur metro-nya: jalur 1 dan 4 melewati banyak tempat wisata utama. Jalur 1 juga sudah otomatis dan lebih nyaman.
- Akses dari bandara: kalau mendarat di Charles de Gaulle, hotel yang dekat jalur RER B (misalnya sekitar Saint-Michel, Châtelet, Denfert-Rochereau) bikin perjalanan dari bandara lebih gampang tanpa ganti kereta.
4. Siap Mental: Kamar Hotel di Paris Itu Kecil
Ini yang paling sering bikin kaget. Kamar “double” di hotel bintang 2–3 di Paris sering cuma sekitar 10–15 m². Kadang koper besar dibuka saja sudah makan setengah lantai. 😅
Tips dari aku:
- Lihat luas kamar (m²) di deskripsi. Kalau bawa 2 koper besar, cari yang minimal 15–18 m².
- Kalau berempat atau bawa anak, jangan paksa masuk kamar double. Cari family room, quadruple room, atau pertimbangkan apartemen.
- Kamar “double” artinya satu kasur untuk dua orang. Kalau mau kasur terpisah, pilih “twin“.
5. Pastikan Ada Lift
Banyak hotel di Paris ada di gedung abad ke-19. Ada yang nggak punya lift, dan ada yang punya tapi ukurannya super mini, muat satu orang plus satu koper saja. Tangganya pun biasanya sempit dan melingkar.
Kalau kamu bawa orang tua, anak kecil, atau koper 30 kg, cek fasilitas “lift” (ascenseur) sebelum booking. Kalau ragu, tanya langsung ke hotelnya lewat pesan di platform booking.
6. Datang Musim Panas? Wajib Cek AC
Dulu Paris dianggap nggak perlu AC, jadi banyak hotel dan apartemen lama yang memang nggak punya. Padahal beberapa tahun terakhir, suhu di bulan Juli–Agustus bisa tembus 35°C ke atas, dan gedung tua itu menyimpan panas.
Kalau kamu datang antara Juni sampai awal September, filter pencarian dengan “Air conditioning”. Percaya deh, ini beda antara tidur nyenyak dan tidur sambil kipas-kipas pakai brosur. 🥵
7. Kamar Mandi: Hal Kecil yang Penting Buat Kita Orang Indonesia
Beberapa hal soal kamar mandi yang sering bikin tamu Indonesia kaget:
- Nggak ada semprotan/bidet. Hampir semua hotel di Paris cuma ada tisu toilet. Solusinya: bawa botol cebok lipat dari Indonesia, atau pakai botol air mineral. Ringan dan menyelamatkan. 😄
- Toilet kadang terpisah dari kamar mandi atau malah di dalam ruang yang sangat sempit.
- Shower vs bathtub: kalau kamu bawa balita, bathtub bisa jadi nilai plus.
8. Sarapan: Termasuk atau Nggak?
Sarapan hotel di Paris biasanya dihitung terpisah, sekitar €12–25 per orang. Untuk menu continental (roti, croissant, kopi, jus), itu lumayan mahal.
Pilihan yang sering lebih hemat: beli croissant dan roti di boulangerie dekat hotel. Rasanya malah lebih enak dan harganya jauh lebih murah. Tapi kalau kamu bawa anak atau mau praktis, paket sarapan tetap bisa jadi pilihan.
Buat yang mencari makanan halal: menu sarapan hotel sering ada ham, bacon, atau sosis babi. Biasanya diberi label, tapi kalau ragu tanyakan saja ke staf hotel.
9. Jangan Lupa Pajak Kota (Taxe de Séjour)
Ini yang sering bikin kaget waktu check-out atau check-in. Paris memungut pajak kota (taxe de séjour) yang dihitung per orang dewasa, per malam. Besarnya tergantung kategori penginapan: makin tinggi bintangnya, makin besar pajaknya. Untuk kategori paling atas, tarif 2026 bisa sampai sekitar €15,93 per orang per malam.
Beberapa hal yang perlu kamu tahu:
- Anak di bawah 18 tahun bebas pajak ini.
- Kadang pajak ini sudah termasuk di harga booking, kadang dibayar langsung di hotel. Cek rincian harga sebelum konfirmasi.
- Masukkan pajak ini ke hitungan budget kamu, apalagi kalau menginap lama atau rombongan.
10. Pilih yang Bisa Dibatalkan Gratis
Rencana bisa berubah kapan saja, apalagi kalau kamu masih menunggu hasil visa. Jadi aku selalu sarankan pilih kamar dengan pembatalan gratis (free cancellation), walaupun sedikit lebih mahal.
Bukti booking hotel juga termasuk dokumen yang diminta untuk pengajuan visa Schengen. Dengan booking yang bisa dibatalkan, kamu nggak rugi kalau jadwal harus berubah. Info lengkap soal dokumen visa bisa kamu baca di FAQ Visa Schengen Perancis.
11. Baca Review dengan Cara yang Benar
Rating 8,5 di platform booking belum tentu cocok buat kamu. Cara aku membaca review:
- Baca review 3–6 bulan terakhir, bukan yang dari beberapa tahun lalu. Hotel bisa sudah renovasi (atau malah makin menurun).
- Cari kata kunci di kolom review: “noise/berisik”, “small/kecil”, “clean/bersih”, “lift”, “air conditioning”. Ini cepat banget untuk tahu kekurangan hotel.
- Utamakan review dari tipe traveler yang sama: keluarga baca review keluarga, pasangan baca review pasangan.
- Perhatikan balasan hotel ke review negatif. Hotel yang responsif biasanya lebih peduli sama tamunya.
Hotel atau Apartemen, Pilih Mana?
Dua-duanya punya kelebihan. Ringkasnya begini:
| Hotel | Apartemen | |
|---|---|---|
| Kelebihan | Resepsionis 24 jam, bisa titip koper, kamar dibersihkan | Lebih luas, ada dapur, cocok untuk rombongan |
| Kekurangan | Kamar kecil, sarapan mahal | Check-in harus janjian, sering tanpa lift, biaya kebersihan tambahan |
| Cocok untuk | Pasangan, first timer, trip singkat | Keluarga, menginap lebih dari 5 malam |
Kalau pilih apartemen, pastikan listing-nya punya nomor registrasi resmi (biasanya tercantum di deskripsi). Paris cukup ketat soal sewa jangka pendek, jadi ini tanda listing-nya legal dan lebih aman.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Turis Indonesia
- Pilih hotel paling murah di pinggir kota, akhirnya habis waktu dan ongkos di jalan tiap hari.
- Pilih hotel di luar Paris (misalnya dekat bandara) untuk seluruh liburan, padahal tujuan utamanya di pusat kota.
- Nggak cek lift, lalu harus angkat koper 3 lantai.
- Lupa jam check-in (biasanya jam 15.00), padahal pesawat dari Indonesia sering sampai pagi. Tips: tanya apakah bisa titip koper atau early check-in.
- Nggak memasukkan pajak kota dan sarapan ke hitungan budget.
Sudah tahu mau menginap di area mana?
Bandingkan harga dan filter hotel sesuai checklist di atas (dekat metro, ada lift, AC, pembatalan gratis) cek di klook biasa ada promo.
Checklist Sebelum Klik “Book”
☐ Harga per malam sesuai budget (sudah termasuk pajak kota?)
☐ Maksimal 5 menit jalan kaki ke stasiun metro
☐ Luas kamar cukup untuk jumlah orang dan koper
☐ Ada lift
☐ Ada AC (kalau datang Juni–September)
☐ Tipe kasur benar (double atau twin)
☐ Pembatalan gratis
☐ Review 3–6 bulan terakhir oke
☐ Bisa titip koper sebelum check-in
FAQ Seputar Hotel di Paris
Area mana yang paling aman untuk menginap di Paris?
Untuk yang pertama kali ke Paris, area seperti Saint-Germain-des-Prés (6), Quartier Latin (5), Le Marais (3 & 4), dan sekitar Menara Eiffel (7 & 15) umumnya nyaman dan aman. Tetap waspada copet di tempat ramai, di mana pun kamu menginap.
Berapa harga hotel di Paris per malam?
Kisarannya sekitar €90–150 untuk hotel bintang 2, €130–250 untuk bintang 3, dan €220–450 untuk bintang 4 per malam untuk 2 orang. Harga bisa naik di musim ramai dan saat ada event besar.
Apakah hotel di Paris ada semprotan atau bidet?
Sangat jarang. Kebanyakan hotel hanya menyediakan tisu toilet, jadi sebaiknya bawa botol cebok lipat dari Indonesia.
Apa itu taxe de séjour dan berapa besarnya?
Taxe de séjour adalah pajak kota yang dibayar per orang dewasa per malam. Besarnya tergantung kategori penginapan, dan untuk kategori tertinggi bisa sampai sekitar €15,93 per orang per malam di tahun 2026. Anak di bawah 18 tahun tidak dikenakan pajak ini.
Lebih baik menginap di hotel atau apartemen di Paris?
Hotel lebih praktis untuk pasangan dan trip singkat karena ada resepsionis 24 jam. Apartemen lebih cocok untuk keluarga atau rombongan yang menginap lebih lama karena lebih luas dan ada dapur.
Apakah booking hotel bisa dipakai untuk pengajuan visa Schengen?
Bisa. Bukti reservasi hotel termasuk dokumen pendukung pengajuan visa. Pilih yang bisa dibatalkan gratis supaya aman kalau jadwal berubah.
Mau Jalan-Jalan Paris Tanpa Pusing?
Setelah hotel beres, tinggal satu hal: menikmati Paris! Kalau kamu mau dijemput langsung di hotel, diajak keliling tempat-tempat terbaik, sekaligus dapat foto-foto cantik untuk kenang-kenangan, aku bisa temani kamu. 😊
Booking Sesi Foto & Explore Paris bersama Silvi →
Semoga panduan ini membantu kamu menemukan hotel yang pas ya! Kalau masih bingung, tulis pertanyaan kamu di kolom komentar atau DM aku di Instagram. Sampai ketemu di Paris! 🇫🇷✨
Silvi Aku di Perancis
