Carte de Séjour 2 Tahun

Hi readers !!

Bagaimana kabar kalian semua ? semoga kalian semua sehat. Apalagi sekarang lagi heboh-hebohnya berita tentang virus corona.

Jadi karena sudah sekian lama saya tidak menulis artikel karena bisa dikatakan saat ini saya lagi kekurangan bahan.

Mungkin karena beberapa bulan ini saya sibuk ngevlog ala kadarnya dan foto-foto akhirnya blog ini malah terbengkalai.

Janji deh, tahun ini saya akan lebih rajin lagi nulis artikelnya.

Hayoo kalian ingin saya menceritakan tentang apa ? kalau ada ide boleh komen di bawah ya.

Nah jadi sesuai dengan judulnya baru-baru ini saya mendapatkan Carte de Séjour yang 2 tahun, wohoooo.

Saya akan menceritakan pengalaman saya pada saat pengurusan carte de séjour 2 tahun ini.

Lumayankan jadi tahun 2020 saya tidak perlu ke préfecture lagi yang jauhnya minta ampun kalau naik kendaraan umum.

Beda kalau suami atau mertua yang nganter maka hanya 25 menit udah sampai 🤔.

Begini kronologi perpanjang carte de séjour 2 tahun ini.

Tahap pertama, ambil janji temu atau rendez-vous

Pada saat 2,5 bulan sebelum masa berlaku carte de séjour habis, saya sudah langsung pergi ke préfecture untuk mendapatkan daftar list dokumen apa saja yang harus saya persiapkan untuk perpanjang.

Jadi masing-masing préfecture ini mempunyai aturan masing-masing ya teman-teman. Tidak bisa kita samakan satu dan yang lainnya.

Kalau di préfecture dimana saya memperpanjang carte de séjour saya tidak perlu mengambil janji temu.

Alias saya harus datang langsung, dengan konsekuensi saya harus mengantri dari pagi sampai siang. Ya kalau saya hitung hampir 3 jam saya mengantri.

Ketika nomor antrian saya di panggil. Pihak préfecture menanyakan berapa lama saya menikah ? apakah saya sudah mengikuti formation civique (CIR ) dari ofii selama 4 hari ?

Baca di sini : Tahapan Dan Cara Untuk Mendapatkan CIR

Saya pun menjawab, saya menikah tahun 2018, dan saat ini saya sedang mengikuti formation ofii.”

Kemudian beliaupun berkata kepada saya kamu akan mendapatkan carte de séjour selama 2 tahun.

Senanglah saya mendengarnya, artinya 1 tahap lagi saya akan mendapatkan CDS yang 10 tahun 🥰

Tahap kedua, siapkan dokumen sesuai yang ada di list dari Préfecture

Sebenarnya dokumen untuk perpanjang carte de séjour ini semua hampir sama dengan yang ada di tahun sebelumnya.

Hanya saja ada tambahan sedikit, akan saya catatkan dokumen apa saja yang harus kalian persiapkan.

  • Passport dan Carte de Séjour. Fotokopi
  • Akte kelahiran yang telah di terjemahkan oleh penerjemah tersumpah yang ada di Perancis. Fotokopi
  • Justificatif de domicile de moins de 3 mois (bukti alamat tinggal Anda selama 3 bulan terakhir) : yaitu berupa, faktur listrik, gas, air, telephon rumah, internet, faktur sewa rumah, atau bukti pajak tinggal (← pilih salah satu) Fotokopi
  • Justificatif de votre situation familiale (bukti situasi keluarga Anda) : yaitu berupa, livre de famille. Fotokopi
  • Certificate de l’OFII. (kalau yang ini pada saat pemasukan dokumen saya belum mendapatkan sertifikat, karena saya masih menjalani formation tersebut dan saya hanya melampirkan “convocation” ). Fotokopi
  • Diploma bahasa Perancis. (saya melampirkan DELF A1, sertifikat B1 dari tempat kursus bahasa, bukan DELF, ) Fotokopi
  • Foto 3,5 x 4,5 sebanyak 4 lembar latar belakang putih (foto di Photomaton).
  • CNI / KTP suami. Fotokopi

Inilah list dokumen yang saya persiapkan pada saat perpanjang carte de séjour yang masa berlakunya sampai 2 tahun.

Jadi tepat 2 bulan sebelum masa berlaku habis saya mengirimkan dokumen tersebut ke préfecture dengan menggunakan pos.

Untungnya di prépecture saya mereka menyuruh untuk mengirim lewat pos saya. Jangan lupa kalau kirim lewat pos harus ada yang bisa di lacak nomernya.

Sebenarnya saya deg-degan, takut jika dikomen saya tidak sampai atau hilang.

Tapi saya tetap berpikiran positif saja karena pada saat saya mengirim saya menggunakan pos yang VIP lah, yang cepat sampai dan bisa kita tracking paketnya.

Tahap ketiga, Récépissé

Sebelum masa berlaku CDS saya yang lama habis, saya melihat di kotak post, taraaaaa…

Ternyata surat cinta dari préfecture, yang berisi tanggal rendez-vous untuk biometric atau pengambilan sidik jari dan mengambil Récépissé.

Récépissé adalah : Sebuah resi atau lembaran kecil sebagai pengganti CDS yang sudah expired. Nah lembaran ini bisa kita pakai untuk keluar Perancis asal ada kartu CDS yang expired itu.

Jadi Récépissé ini adalah sabuah dokumen, bentuknya agak kecil dari A4.

Kalian bisa lihat gambar di bawah.

Pada saat saya sudah selesai biometrik, saya langsung di perbolehkan pulang dan menunggu SMS dari préfecture kapan dan berapa harga timbre yang harus saya bayar pada saat pengambilan carte de séjour nantinya.

Tahap keempat, ambil carte de séjour

Satu bulan setelah saya menerima Récépissé akhirnya saya menerima sms yang berisi harga timbre (materai) yang harus saya beli.

Jadi harga mulai per januari 2020 sudah turun menjadi 225 euro yang sebelumnya 269 euro.

Sebelum ke préfecture saya membeli timbre di online, kalian bisa klik disini.

Pada saat di préfecture saya tinggal memperlihatkan barcode timbre yang telah saya beli lewat handphone.

Tidak lama setelah itu beliau memberikan saya carte de séjour.

Apakah kalian sudah mengerti bagaimana cara untuk mendapatkan carte de séjour 2 tahun ini ?

Setelah carte de séjour 2 tahun maka kami akan mendapatkan yang 10 tahun dengan catatan harus mempunyai sertifikat bahasa DELF minimal A2.

Jadi bagi kalian yang sudah mendapatkan carte de séjour 2 tahun, sebaiknya kalian harus mendaftarkan diri untuk mengikuti ujian DELF. Karena dengan adanya sertikat itu kalian akan mendapatkan carte de séjour yang 10 tahun.

Yeyyy…semangat !!

Jika ada pertanyaan silahkan komen atau email saya di kontak.

Kirim koment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.