Positive Hamil Di Perancis Di Saat Pandemi Corona

Hai teman-teman sudah lama sekali saya tidak menulis artikel di blog ini.

Seperti yang ada di judul di atas ya, saat ini saya sedang hamil anak pertama kami dan sekarang sudah menginjak minggu ke 27 🙂

Doain ya semoga lancar sampai hari persalinan.

Sekarang saya mau bercerita, bagaimana saya mengetahui bahwa saya hamil, proses masa-masa kehamilan di Perancis dan juga pada saat pendemi corona seperti ini.

Yukk di baca sampai selesai.

Bagaimana awal mula saya mengetahui bahwa saya positive hamil ?

Hasil tespek 13 maret 2020, jam 06.00 (Hamil 2-3 mingu)

Awal mula saya dan suami mengetahui bahwa saya hamil yaitu pada awal bulan maret 2020, saya mengalami anemia a.k.a puyeng-puyeng selama beberapa hari.

Dan disaat bersamaan akhirnya saya ambil janji temu ke dokter umum saya (di Perancis wajib mempunyai dokter umum yang kita pilih agar biaya yang kita keluarkan akan di kembalikan oleh pemerintah dan pihak asuransi).

Pada saat beliau ngecek tensi dll, semua normal.

Akhirnya beliau memberikan saya surat rujukan untuk tes darah jika saja saya terlambat haid selama 1 minggu.

Karena rasa penasaran dan mood yang gak jelas selama 1 minggu terakhir akhirnya pada tanggal 13 maret 2020 saya pun testpek di jam 6 pagi, alhamdullilah hasilnya positive.

Di pagi hari dan di hari yang sama itu juga saya dan suami pergi ke laboratoire untuk test darah, dan keesokan harinya hasil test keluar dengan hasil Hormon HCG (Human chorionic gonadotropin) saya pun mencapai 2225 mIU/mL.

Yang artinya saya positive hamil 🙂

Hal yang kami lakukan pada saat tau positive hamil :

  • Cek ke dokter kandungan

Ketika kami tau bahwa saya positive hamil, saya pun akhinya ambil janji temu kedokter kandungan pada tanggal 14 maret 2020.

Saat itu perancis masih belum lockdown, jadi suami bisa menemani dan ikut masuk ke dalam ruangan.

Pada saat di cek, ternyata calon bayinya belum kelihatan sama sekali karena masih terlalu dini kata dokter.

Dokterpun menyarankan untuk datang lagi di 2 minggu kemudian.

Dan yang paling membuat kami kesel adalah tanggal tersebut di Perancis sudah lockdown dan kami hanya bisa konsultasi online di tanggal 30 maret 2020 (via video).

Lagi-lagi kami tidak bisa melihat si calon bayi dan harus bersabar dengan rasa penasaran ini.

Hasil usg pertama kali baby A di minggu ke 7, tanggal 17 april 2020 jam 11.44

Tanggal 17 April 2020, kami pun mengambil jadwal temu lagi di dokter kandungan, tapi kali ini hanya saya yang bisa masuk ke dalam ruangan.

Karena pandemi corona jadi yang bisa masuk hanya ibu hamil dan tidak boleh di temanin siapapun, termasuk suami.

Sedih iya, karena suami tidak bisa melihat dan mendengar detak jantung si baby A.

Pada akhirnya di pertemuan selanjutnya sayapun membuatkan video pendek agar suami bisa melihat dan mendengarkan detak jantung si baby A.

Jika kalian belum menemukan dokter kandungan, kalian bisa melihat di aplikasi doctolib. Di sini kalian bisa mengambil janji temu dokter mana saja yang tersedia.

  • Wajib mengkonsusmsi vitamin kehamilan

Mengkonsumsi vitamin selama masa kehamilan memang penting, maka dari itu sebelum tau positive hamil ada baiknya si ibu harus mengkonsumsi vitamin asam folat paling tidak 3 bulan sebelum memutuskan untuk hamil.

Vitamin asam folat

Sebelum saya memutuskan untuk hamil, saya ke dokter kandungan terlebih dahulu untuk berkonsultasi dan menjalani tes vagina takut jika terjadi apa-apa.

Dan dokter akan mengirimkan sampel ke laboratoire, hasil lab akan di kirim ke rumah.

Dan di hari itu juga dokter kandungan memberikan resep vitamin asam folat selama 6 bulan.

Yang harus kita ambil di apotek setiap bulannya, gratis kok kalau kalian mempunya carte vitale.

Nah asam folat ini di konsumsi sampai usia kehamilan 3 bulan.

Setelah itu kita di wajibkan untuk konsumsi vitamin Elevit B9 hingga usia kandungan sampai sekarang di kehamilan 27 minggu saya masih konsumsi vitamin ini setiap hari.

Vitamin yang tidak di tanggung oleh pemerintah,jadi harus bayar sendiri ya mentemen

Vitamin ini tidak gratis ya gengs, kita harus bayar sendiri sekitar 20 euro atau sekitar rp 350.000.

Jadi setiap bulan kita harus membeli ini di apotek.

Hampir semua apotek mereka tidak mempunyai stok jadi saya harus memesan dulu dan di ambil keesokan harinya.

Vitamin zat besi

Disaat kehamilan menginjak 24 minggu, ibu hamil di wajibkan mengkonsumsi vitamin zat besi.

Dokterpun memberikan resep vitamin yang harus saya ambil di apotek, nah kali ini vitaminnya gak bayar, cukup menunjukan carte vitale.

Untuk vitamin ini saya kurang tau sampai usia kehamilan keberapa harus di konsumsi, (saya akan update lagi nanti , karena sekarang usia kehamilan saya mencapai 27 minggu).

  • Tes darah di Lab setiap bulan

Setiap bulan pada saat masa kehamilan dokter kandungan akan memberikan kita surat rujukan untuk tes darah dan urine.

Jadi 2 hari sebelum janji temu dengan dokter sayapun harus ke lab untuk tes, dan hasilnya akan saya ambil di keesokan harinya.

Tes darah tersebut untuk mengetahui apakah ibu hamil mengalami Toksoplasmosis, diabetes dll.

Di minggu antara 11-13 kehamilan, saya menjalani tes trisomie 21 atau down syndrome.

Sebenarnya yang di wajibkan hanya untuk ibu hamil yang di atas umur 35 thn.

Tetapi karena saya di tanya apakah mau membuat test, sayapun mengiyakan agar saya tahu keadaan calon bayi saya ini.

Dan alhamdullilah, semua normal 🙂

  • USG

Di Perancis, USG hanya di wajibkan selama 3x semasa kehamilan, yaitu di Trimester ke 1, 2 dan 3.

Dan setiap bulannya dokter hanya mengecek, berat badan, tensi, ukuran perut, vagina, dan detak jantung si calon bayi.

Untuk biaya konsultasi dan USG gratis, jika kita mempunyai carte vitale dan mutuelle (asuransi).

Kalau tidak mempunyai kedua kartu ini, biaya konsultasi dan USG sangatlah mahal.

Satu kali konsultasi saja memakan biaya sebesar 75 euro = Rp 1,350.000 sedangkan untuk USG 160 euro = Rp 2,8 jt, belum lagi tes darah dan biaya vitaminnya.

Jadi saya sarankan sebelum kalian positive hamil, ada baiknya mengurus carte vitale dan mempunyai mutuelle (asuransi) karena dengan mempunyai kedua kartu tersebut biaya kehamilan akan gratis 100%.

Sekian curhatan tentang kehamilan, dan saya akan update lagi di artikel selanjutnya 🙂

2 koment di artikel « Positive Hamil Di Perancis Di Saat Pandemi Corona »

  1. Astrid Maharani

    Jawab

    Hi Mbak, congrats ya untuk kehamilannya, semoga lancar dan sehat-sehat terus untuk Mba Silvi dan calon baby nya. Terima kasih sudah berbagi informasinya, saya juga tinggal di Prancis, di kota Dieppe, tepatnya. Kami juga berencana mau memiliki anak dan informasi ini sangat berguna sekali. Bulan lalu saya sempat flek selama seminggu dan gak menstruasi, agak aneh untuk saya karena jadwal menstruasi saya selalu tepat waktu. Test pack 2 kali hasilnya negatif sampai akhirnya ke dokter obgyn dan langsung tes darah + tes transvaginal juga. Alhamdulillah keadaan vagina dan ovarium semua sehat, tetapi ternyata memang belum dikasih hamil aja, hehe. Doakan semoga menyusul Mba ya..

    Semangat terus Mba!

    • Silvi Aprilia

      Jawab

      Hai mba Astrid, terima kasih atas doanya dan salam kenal sebelumnya.

      Semoga secepatnya mba di kasih momongan ya 🙂

      Saran saya, mba jgn skip konsumsi asam folat yang dokter kasih terus banyak-banyak istirahat.

      Apalagi masa pandemi corona ini lbh bagus mba, krn aktivitas kita hanya di rumah. Sedikit membantu juga untuk yg promil agar lbh banyak beristirahat.


Kirim koment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.