Pengalaman pindah apartemen di musim dingin

Hai bloggers sudah lama sekali saya tidak mengupdate tulisan saya.  Dikarenakan kesibukan yang telah saya jalani selama beberapa bulan terakhir. Yaitu tentang persiapan natal, persiapan akhir tahun, nenek tunangan saya yang telah meninggal dunia 12 hari sebelum natal, kursus bahasa perancis yang setiap hari saya harus menghabiskan waktu setengah hari dengan total perjalanan 3 jam pulang dan pergi ditambah lagi 2 jam kursus setiap harinya dan belum lagi pindahan yang baru-baru ini kami lakukan.

Baiklah saya akan mulai cerita pindahan kami yang telah kami jalani selama satu bulan terakhir.

Pada tanggal 18 december adalah tanggal yang sangat bersejarah bagi kami berdua. Di tanggal tersebut kami menerima kunci apartemen yang akan kami tempati nantinya.

Perasaan kami sangat bahagia dan campur aduk. Bagaimana tidak, setelah satu tahun sepuluh bulan tinggal bersama dengan orang tua tunangan saya dan tiba-tiba kami harus pindah disaat sang nenek meninggalkan kami, tetapi inilah kehidupan dimana ada kesedihan maka sisitu juga kebahagiaan akan datang.

pemandagan dari kamar tidur
Tanaman bunga lavender di depan jendela kamar tidur

Ternyata mencari tempat tinggal itu tidak mudah.

Hampir setiap hari dan selama satu bulan pula saya mencari informasi dan setiap hari juga kami harus menghubungi para owner dan agensi.

Setelah hubungan via telpon ok dan keadaan apartemen sedang available. Maka setiap week-end kami harus mengecheck keadaan apartemen.

Kadang dalam satu hari kami harus pergi melihat sampai 2 apartemen, dan untungnya masih dalam satu kota di tempat tinggal lama kami. Jadi tidak terlalu melelahkan. Pada pengecheckan apartemen pertama dan sampai kelima kami kurang puas.

Di karenakan harga yang tidak sesuai dengan isi dalamnya, dokumen-dokumen yang sangat rumit dan yang paling lucu lagi ada juga si owner yang ingin memberikan harga sewa gratis selama satu bulan jika kita perbaiki isi dalamnya. Lah enak di dia.

Eitss kami pun berpikiran : kalau kita renovasi semua enak si yang empunya, sementara biaya renovasi pasti jauh lebih mahal dari pada harga sewa perbulannya. Kamipun memutuskan untuk tidak tinggal di appartement itu.

Setelah kejadian-kejadian itu akhirnya kami mencari melalui website LeBonCoin. Kami bisa langsung melihat isi dalam apartemen tersebut dengan melalui foto yang diupload oleh si owner dan agensi, harga perbulannya dan biaya-biaya lainnya, lokasi apartemen dan juga luas bangunan, semua sudah tertera di dalam website tersebut. Sangat mudah sekali, dan pencarian juga lebih cepat.

Dua hari sebelum penerimaan kunci  pada jam 17.30 kami bertemu dengan Mdm (sebut saja namanya X), dan kemudian beliau membawa kami mengeliling isi ruangan dalam apartemen.

Bangunan tersebut sudah termasuk parkiran pribadi, dan juga ruang penyimpanan makanan bawah tanah. Semua tampak luar biasa dan bersih. Kali ini kami merasa sangat nyaman dan aman ketika melihat di sekeliling tidak seperti yang sebelum-sebelumnya.

Ketika pada siang hari kami menerima kunci, kami langsung bergegas pergi untuk membeli perlengkapan rumah, seperti mesin cuci, kulkas, tempat tidur dan lain sebagainnya.

Mengapa belum 24 jam kok kami langsung pergi berbelanja perlengkapan rumah ?

Yah dikerenakan tunangan saya akan berkerja keesokan harinya maka dia hanya bisa pergi di hari libur. Kalau hari biasa dia sih tidak ada dirumah melaikan mengumpulkan pundi-pundi euro 😀

Setelah selesai memesan semua perlengkapan RT dan voilà dua hari kemudian,  perlengkapan tersebut di antar ke apartemen baru kami, yay… tinggal printilan-printilan lain yang mesti kami angkut yang sampai sekarang belum selesai-selesai juga. Maklum kami tidak memakai service pindahan. Hemat cinn…

Ternyata pindahan itu tidak gampang, yaitu sangat melelahkan ya, apalagi kalau isi rumah berantakan, dan saya paling tidak bisa melihat isi rumah yang seperti kapal pecah.

Ruang tamu
Lihat saja rajutan syal yang telah saya mulai 2 bulan lalu tidak selesai sampai sekarang. Tetapi akhirnya semalam selesai juga ini syal. Lumayan cuaca sekarang sangat mendukung untuk memakai yang tebal-tebal.

Foto dibawah ini adalah adalah salah satu dari area dapur. Dapur tersebut jadi satu dengan ruang tamu, maklum luas bangunan hanya 48m² dan didalamnya terdapat 1 kamar tidur dilengkapi dengan lemari besar (itu yang paling saya sukai 😀 untuk menyimpan baju-baju 4 musim ) dan 1 ruangan lagi untuk kamar mandi.

Lumayankan, yang tinggal hanya kami berdua.

Dapur
Ma petite cuisine

Setelah 3 minggu pindahan, semua masih berantakan dan akhirnya minggu lalu, thanks god meja sudah dipasang dan laptop beserta barang-barang saya yang lain sudah menemukan tempat yang layak 😀

Akhirnya sayapun mulai menulis artikel lagi.

Ternyata pindahan dimusim dingin ini saya tidak merasa kedinginan, akibat turun naik tangga maklum tidak ada lift karena hanya ada 2 lantai dan membawa barang-barang yang beratnya ampun dah berat banget. Untungnya ada kedua orang tua yang siap siaga untuk membantu kami 🙂

Lebih untungnya lagi kami pindah bukan dimusim panas. Bayangkan saja musim panas di sini bisa mencapai +40°c. Saya lebih suka dimusim dingin, jadi tidak kepanasan ketika memindakan barang.

tempat yang nyaman
Tempat n°2 yang nyaman untuk menghilangkan kepenatan setelah kamar tidur

 

Ditunggu cerita selanjutnya ya 😀 dan jangan bosan-bosan mampir disini ↓

www.akudiperancis.com ♥

Silvi

2 koment di artikel « Pengalaman pindah apartemen di musim dingin »


Kirim koment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.